Mulai uji coba gratis
Searching...
SoBrief
Bahasa Indonesia
EnglishEnglish
EspañolSpanish
简体中文Chinese
繁體中文Chinese (Traditional)
FrançaisFrench
DeutschGerman
日本語Japanese
PortuguêsPortuguese
ItalianoItalian
한국어Korean
РусскийRussian
NederlandsDutch
العربيةArabic
PolskiPolish
हिन्दीHindi
Tiếng ViệtVietnamese
SvenskaSwedish
ΕλληνικάGreek
TürkçeTurkish
ไทยThai
ČeštinaCzech
RomânăRomanian
MagyarHungarian
УкраїнськаUkrainian
Bahasa IndonesiaIndonesian
DanskDanish
SuomiFinnish
БългарскиBulgarian
עבריתHebrew
NorskNorwegian
HrvatskiCroatian
CatalàCatalan
SlovenčinaSlovak
LietuviųLithuanian
SlovenščinaSlovenian
СрпскиSerbian
EestiEstonian
LatviešuLatvian
فارسیPersian
മലയാളംMalayalam
தமிழ்Tamil
اردوUrdu
Same as Ever

Same as Ever

Panduan tentang Hal-Hal yang Tidak Pernah Berubah
oleh Morgan Housel 2023 240 halaman
4.15
24.000+ penilaian
Dengarkan
Coba Akses Penuh Selama 3 Hari
Buka fitur mendengarkan & lainnya!
Lanjutkan

Poin Penting

1. Dunia Bergantung pada Seutas Benang: Peristiwa Kecil Membentuk Sejarah

Jika kita tahu dari mana asal kita, kita sadar bahwa kita tak tahu ke mana arah kita.

Sejarah dibentuk oleh kebetulan. Banyak perubahan besar dalam sejarah terjadi karena pertemuan atau keputusan acak yang tak terduga dan menghasilkan konsekuensi yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Misalnya, upaya pembunuhan terhadap Franklin D. Roosevelt pada tahun 1933 yang nyaris berhasil, namun justru menewaskan Wali Kota Chicago Anton Cermak, bisa saja mengubah jalannya sejarah Amerika secara dramatis jika berhasil.

Peristiwa kecil saling bertumpuk. Efek penggabungan dari kejadian yang tampak sepele bisa menghasilkan dampak yang luar biasa. Contohnya:

  • Pertempuran Long Island dalam Revolusi Amerika bisa berakhir berbeda jika arah angin berubah
  • Tenggelamnya kapal Lusitania, peristiwa penting yang mendorong AS masuk Perang Dunia I, mungkin bisa dihindari jika kapal tidak mengurangi kecepatan untuk menghemat bahan bakar
  • Krisis Rudal Kuba bisa saja memicu perang nuklir hanya karena keputusan dalam hitungan detik

Memahami konsep ini membantu kita menghargai kompleksitas sejarah dan betapa sulitnya memprediksi masa depan. Ini menekankan pentingnya kesiapan menghadapi hasil yang tak terduga dan menjaga kerendahan hati dalam membuat prediksi.

2. Risiko Tak Terlihat Sering Jadi Ancaman Terbesar

Risiko adalah apa yang tidak kamu lihat.

Bahaya tersembunyi paling berbahaya. Risiko terbesar sering kali adalah yang tidak kita antisipasi atau pertimbangkan. Prinsip ini berlaku di berbagai bidang, mulai dari investasi hingga keselamatan pribadi. Contohnya, krisis keuangan 2008 sebagian besar disebabkan oleh risiko yang diabaikan atau dianggap tidak mungkin oleh para ahli.

Persiapan lebih penting daripada prediksi. Daripada mencoba memprediksi kejadian masa depan secara spesifik, lebih efektif membangun ketahanan dan fleksibilitas dalam sistem dan strategi kita. Pendekatan ini memungkinkan kita menghadapi tantangan tak terduga dengan lebih baik. Strategi utama meliputi:

  • Menjaga margin keamanan dalam perencanaan keuangan
  • Mendistribusikan investasi dan sumber pendapatan
  • Mengembangkan keterampilan dan pola pikir yang adaptif
  • Secara rutin meninjau asumsi dan titik buta

Dengan fokus membangun sistem yang tangguh daripada mencoba memprediksi setiap kemungkinan, kita bisa lebih baik menavigasi ketidakpastian hidup dan ekonomi.

3. Kebahagiaan Ditentukan oleh Harapan, Bukan Keadaan

Aturan pertama kebahagiaan adalah harapan yang rendah.

Kepuasan bersifat relatif. Kepuasan hidup kita lebih terkait dengan harapan daripada keadaan mutlak. Ini menjelaskan mengapa orang dalam situasi yang secara objektif sulit kadang bisa lebih bahagia daripada mereka yang berada dalam posisi lebih nyaman. Kuncinya adalah selisih antara apa yang kita harapkan dan apa yang kita alami.

Mengelola harapan sangat penting. Untuk meningkatkan kepuasan hidup secara keseluruhan:

  • Tetapkan tujuan dan tolok ukur yang realistis
  • Latih rasa syukur atas keadaan saat ini
  • Hindari perbandingan terus-menerus dengan orang lain
  • Sadari bahwa sebagian besar hal dalam hidup memiliki sisi positif dan negatif

Memahami prinsip ini membantu menjelaskan fenomena seperti mengapa tahun 1950-an sering dikenang dengan nostalgia meski kondisi ekonomi saat itu secara objektif lebih buruk dibanding sekarang. Ini juga menekankan pentingnya mengelola harapan kita sendiri dan orang lain dalam hubungan pribadi maupun profesional.

4. Pikiran Unik Datang dengan Kejeniusan dan Kekurangan

Orang yang memandang dunia dengan cara unik yang kamu sukai juga memandang dunia dengan cara unik yang mungkin tidak kamu sukai.

Kejeniusan sering disertai keanehan. Banyak tokoh paling cemerlang dan sukses dalam sejarah juga menunjukkan perilaku atau keyakinan yang dianggap tidak biasa atau bahkan bermasalah. Misalnya, Isaac Newton yang merevolusi fisika dan matematika, juga menghabiskan banyak waktu untuk alkimia dan mistisisme.

Terima keseluruhan paketnya. Saat mengagumi atau meniru orang sukses:

  • Sadari bahwa sifat negatif mereka sering berasal dari sumber yang sama dengan sifat positifnya
  • Pahami bahwa kesuksesan ekstrem sering membutuhkan perilaku ekstrem
  • Berhati-hatilah dalam memisahkan sifat yang diinginkan dari yang tidak diinginkan

Prinsip ini membantu menjelaskan mengapa banyak individu sangat sukses bisa sulit diajak bekerja sama atau memiliki kehidupan pribadi yang penuh gejolak. Ini juga mengingatkan kita untuk tidak mengidolakan tokoh publik secara berlebihan, karena setiap orang memiliki kekurangan dan kompleksitas.

5. Kebenaran Sederhana Mengungguli Teori Rumit

Orang tidak menginginkan ketepatan. Mereka menginginkan kepastian.

Kesederhanaan itu kuat. Di banyak bidang, termasuk investasi, kesehatan, dan keuangan pribadi, prinsip sederhana sering mengalahkan strategi rumit. Contohnya, nasihat dasar “belanjakan lebih sedikit dari yang kamu hasilkan dan investasikan sisanya” sudah mencakup sebagian besar yang perlu diketahui tentang keuangan pribadi.

Kerumitan bisa jadi sandaran palsu. Orang sering tertarik pada penjelasan atau strategi rumit karena:

  • Memberi kesan kontrol atau keahlian palsu
  • Lebih menantang secara intelektual
  • Bisa digunakan untuk menyembunyikan kekurangan atau ketidakpastian

Namun, prinsip yang paling tahan lama dan berguna cenderung sederhana dan dapat diterapkan luas. Dalam investasi, misalnya, diversifikasi dan kesabaran sering mengalahkan strategi perdagangan rumit. Dalam kesehatan, kebiasaan dasar seperti olahraga teratur, pola makan seimbang, dan tidur cukup lebih berdampak daripada kebanyakan rejimen atau suplemen rumit.

6. Kemajuan Membutuhkan Optimisme dan Pesimisme

Kemajuan membutuhkan optimisme dan pesimisme untuk hidup berdampingan.

Keseimbangan adalah kunci. Strategi jangka panjang yang sukses sering membutuhkan kombinasi optimisme terhadap masa depan dan pesimisme terhadap tantangan jangka pendek. Pola pikir ganda ini memungkinkan penetapan tujuan ambisius sekaligus perencanaan realistis.

Menerapkan pemikiran seimbang:

  • Dalam investasi: Optimis terhadap pertumbuhan pasar jangka panjang, tapi cukup pesimis untuk menjaga margin keamanan
  • Dalam bisnis: Percaya pada potensi perusahaan, tapi waspada terhadap risiko dan kegagalan
  • Dalam pengembangan diri: Tetapkan tujuan ambisius, tapi realistis terhadap tantangan dan kemunduran

Prinsip ini menjelaskan mengapa beberapa individu dan organisasi paling sukses memiliki pandangan yang tampak paradoksal, yaitu berharap pada masa depan sekaligus sangat memperhatikan potensi masalah. Ini menekankan pentingnya membangun ketahanan dan ambisi secara bersamaan.

7. Rasa Sakit Jangka Pendek Sering Membawa Keuntungan Jangka Panjang

Stres memusatkan perhatianmu dengan cara yang tidak bisa dilakukan masa-masa baik.

Kesulitan mendorong inovasi. Banyak kemajuan dan inovasi terbesar dalam sejarah muncul selama atau segera setelah masa-masa tantangan atau krisis besar. Misalnya, banyak teknologi yang kini kita anggap biasa, seperti internet dan GPS, awalnya dikembangkan untuk keperluan militer saat konflik.

Menerima stres yang produktif:

  • Sadari bahwa kenyamanan bisa menyebabkan kemalasan
  • Pandang tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan berinovasi
  • Bangun sistem yang tahan dan mampu beradaptasi dengan stres

Prinsip ini membantu menjelaskan mengapa masa-masa gejolak ekonomi atau sosial sering memicu kemajuan teknologi dan sosial yang signifikan. Ini juga menyarankan agar individu dan organisasi tidak menghindari semua bentuk stres, melainkan belajar memanfaatkannya secara produktif.

8. Keunggulan Kompetitif Bersifat Sementara

Sebagian besar keunggulan kompetitif akhirnya akan hilang.

Kesuksesan membawa kerentanan. Faktor-faktor yang membawa kesuksesan di satu era bisa menjadi kelemahan di era berikutnya. Prinsip ini berlaku untuk bisnis, ekonomi, bahkan evolusi biologis. Contohnya, Sears yang mendominasi ritel selama puluhan tahun gagal beradaptasi dengan perubahan preferensi konsumen dan teknologi.

Menjaga relevansi:

  • Terus meninjau dan menyesuaikan strategi
  • Hindari rasa puas diri, terutama saat sangat sukses
  • Kembangkan budaya inovasi dan fleksibilitas
  • Sadari bahwa kesuksesan masa lalu tidak menjamin performa masa depan

Memahami konsep ini membantu menjelaskan mengapa pemimpin industri sering tertinggal dan mengapa inovasi konstan sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang. Ini juga menekankan pentingnya tetap adaptif dan terbuka terhadap perubahan, baik dalam bisnis maupun pengembangan diri.

9. Masa Depan Selalu Terasa Tidak Pasti, Namun Manusia Beradaptasi

Selalu terasa seperti kita tertinggal, dan mudah meremehkan potensi teknologi baru.

Kemajuan sering tak terlihat. Meski kita cenderung memperhatikan perubahan mendadak atau krisis, kemajuan paling signifikan sering terjadi secara bertahap dan mudah terlewatkan. Misalnya, penurunan dramatis angka kematian akibat penyakit jantung dalam beberapa dekade terakhir telah menyelamatkan jutaan nyawa, tapi jarang menjadi berita utama.

Menerima perubahan:

  • Sadari bahwa perasaan tidak pasti tentang masa depan adalah hal normal dan berulang
  • Pelajari sejarah untuk memahami bagaimana orang beradaptasi dengan perubahan masa lalu
  • Fokus mengembangkan keterampilan adaptif daripada mencoba memprediksi hasil spesifik
  • Terbuka terhadap potensi teknologi baru, meski dampaknya tampak terbatas saat ini

Prinsip ini membantu menjelaskan mengapa setiap generasi merasa laju perubahan tak tertandingi, padahal sebenarnya manusia selalu menghadapi dan beradaptasi dengan perubahan besar. Ini mendorong pandangan yang lebih seimbang dan berlandaskan sejarah tentang kemajuan dan perubahan.

10. Insentif Menggerakkan Perilaku Manusia Lebih dari Logika

Ketika insentifnya gila, perilakunya juga gila. Orang bisa dibujuk membenarkan dan membela hampir apa saja.

Pahami motivasi. Tindakan manusia sering lebih dipengaruhi oleh insentif daripada logika atau moralitas. Prinsip ini membantu menjelaskan perilaku yang tampak tidak rasional di berbagai bidang, mulai dari keuangan hingga politik. Misalnya, perilaku yang memicu krisis keuangan 2008 sebagian besar didorong oleh insentif yang tidak selaras di seluruh sistem keuangan.

Menyelaraskan insentif:

  • Dalam pembuatan kebijakan: Rancang sistem yang menyelaraskan insentif individu dengan tujuan masyarakat luas
  • Dalam bisnis: Pastikan penghargaan karyawan konsisten dengan tujuan jangka panjang perusahaan
  • Dalam kehidupan pribadi: Sadari bagaimana insentif memengaruhi keputusanmu dan orang lain

Menyadari kekuatan insentif membantu merancang sistem yang lebih efektif serta memahami dan memprediksi perilaku manusia. Ini juga menekankan pentingnya mengkritisi struktur insentif dalam situasi apa pun yang ingin kita pahami atau pengaruhi.

11. Pengalaman Pribadi Membentuk Pandangan Dunia Kita

Tidak ada yang lebih meyakinkan daripada apa yang kamu alami sendiri.

Pengalaman hidup mengalahkan data. Pengalaman pribadi, terutama yang traumatis atau transformatif, membentuk pandangan dunia dan proses pengambilan keputusan kita lebih kuat daripada informasi abstrak atau statistik. Ini menjelaskan mengapa orang yang pernah mengalami peristiwa besar seperti perang atau depresi ekonomi sering mempertahankan perspektif dan perilaku berbeda jauh setelah peristiwa itu berlalu.

Menjembatani pemahaman:

  • Sadari bahwa pengalamanmu sendiri menciptakan bias dan titik buta
  • Cari perspektif beragam, terutama dari mereka yang memiliki pengalaman hidup berbeda
  • Saat berbeda pendapat, pertimbangkan bagaimana pengalaman berbeda membentuk pandangan mereka
  • Gunakan cerita dan contoh yang mudah dipahami untuk menyampaikan ide secara efektif

Prinsip ini membantu menjelaskan perbedaan sikap antar generasi terhadap risiko, menabung, dan isu sosial. Ini juga menekankan pentingnya empati dan representasi beragam dalam proses pengambilan keputusan, baik dalam kebijakan, bisnis, maupun hubungan pribadi.

Terakhir diperbarui:

Report Issue

Ringkasan Ulasan

4.15 dari 5
Rata-rata dari 24.000+ penilaian dari Goodreads dan Amazon.

Same as Ever mendapatkan ulasan yang beragam, dengan penilaian mulai dari 1 hingga 5 bintang. Banyak pembaca mengapresiasi cara bercerita Housel serta gagasan-gagasan yang menggugah pikiran tentang perilaku manusia dan kebenaran abadi. Sebagian menganggap buku ini penuh wawasan dan kebijaksanaan, memuji kemudahan membacanya serta relevansinya. Namun, ada pula kritik yang menyatakan bahwa isi buku terasa kurang mendalam, berulang-ulang, atau mengulang ide-ide dari penulis lain. Beberapa pembaca yang menyukai karya Housel sebelumnya, "The Psychology of Money," merasa kecewa dengan buku ini, sementara yang lain menilai buku ini sama berharganya.

Your rating:
4.61
1013 penilaian
Want to read the full book?

FAQ

What's "Same as Ever: A Guide to What Never Changes" about?

  • Exploration of Timelessness: The book explores the idea that while the world changes, certain human behaviors and patterns remain constant over time.
  • Human Behavior Focus: It delves into aspects of human psychology, such as resilience, stability, and change, and how these traits have persisted throughout history.
  • Historical Context: Morgan Housel uses historical anecdotes and stories to illustrate how these unchanging aspects of human nature manifest in different eras.
  • Practical Insights: The book offers insights into how understanding these timeless behaviors can help individuals make better decisions in their personal and professional lives.

Why should I read "Same as Ever: A Guide to What Never Changes"?

  • Timeless Lessons: The book provides valuable lessons on human behavior that are applicable across different contexts and time periods.
  • Improved Decision-Making: By understanding what never changes, readers can make more informed decisions about the future.
  • Engaging Stories: Housel uses engaging stories and historical examples to make complex ideas accessible and relatable.
  • Broader Perspective: It encourages readers to look beyond immediate changes and focus on enduring patterns, offering a broader perspective on life and history.

What are the key takeaways of "Same as Ever: A Guide to What Never Changes"?

  • Stability Breeds Instability: Housel discusses how periods of stability often lead to complacency, which can result in instability.
  • Importance of Expectations: Managing expectations is crucial for happiness and success, as they often dictate our perception of reality.
  • Role of Incentives: Incentives are powerful motivators that can lead people to justify almost any behavior, highlighting the importance of aligning incentives with desired outcomes.
  • Power of Stories: Stories are more persuasive than statistics, and understanding this can help in effectively communicating ideas and influencing others.

What are the best quotes from "Same as Ever: A Guide to What Never Changes" and what do they mean?

  • "History never repeats itself; man always does." - Voltaire: This quote underscores the idea that while historical events may not repeat exactly, human behavior remains consistent.
  • "The first rule of happiness is low expectations." - This highlights the importance of managing expectations to achieve contentment and avoid disappointment.
  • "Risk is what's left over after you think you've thought of everything." - Carl Richards: This emphasizes the unpredictability of risk and the importance of being prepared for the unexpected.
  • "The best story wins." - This suggests that compelling narratives often have more influence than factual accuracy, highlighting the power of storytelling.

How does Morgan Housel define resilience in "Same as Ever: A Guide to What Never Changes"?

  • Enduring Challenges: Resilience is the ability to endure and adapt to challenges and setbacks over time.
  • Psychological Strength: It involves maintaining psychological strength and stability in the face of adversity.
  • Learning from History: Housel illustrates resilience through historical examples, showing how individuals and societies have bounced back from crises.
  • Practical Application: Understanding resilience can help individuals better navigate personal and professional challenges.

What is the "financial instability hypothesis" mentioned in the book?

  • Concept by Hyman Minsky: The hypothesis suggests that periods of economic stability lead to increased risk-taking, which eventually results in financial instability.
  • Cycle of Boom and Bust: It describes a cycle where stability breeds complacency, leading to excessive borrowing and risk, which then causes economic downturns.
  • Relevance Today: Housel uses this hypothesis to explain why financial crises occur and how they are a natural part of economic cycles.
  • Implications for Investors: Understanding this concept can help investors recognize the signs of financial instability and make more informed decisions.

How does "Same as Ever" address the concept of expectations and reality?

  • Expectations Shape Reality: The book emphasizes that our expectations significantly influence our perception of reality and happiness.
  • Managing Expectations: Housel advises managing expectations to align them with reality, which can lead to greater satisfaction and less disappointment.
  • Historical Examples: The book uses historical examples to show how expectations have shaped societal outcomes and individual experiences.
  • Practical Advice: By understanding the role of expectations, readers can better navigate personal and professional challenges.

What role do incentives play according to Morgan Housel in "Same as Ever"?

  • Powerful Motivators: Incentives are powerful forces that can drive behavior and decision-making, often more than logic or reason.
  • Behavior Justification: People can justify almost any action if the incentives are strong enough, highlighting the need for careful incentive design.
  • Historical Context: Housel provides historical examples to illustrate how incentives have shaped major events and individual actions.
  • Aligning Incentives: The book suggests aligning incentives with desired outcomes to achieve better results in various aspects of life.

How does Morgan Housel explain the power of stories in "Same as Ever"?

  • More Persuasive than Facts: Stories are often more persuasive and memorable than statistics or data, influencing people's beliefs and actions.
  • Emotional Connection: A good story creates an emotional connection, making it easier for people to relate to and remember the message.
  • Historical Impact: Housel uses historical examples to show how powerful storytelling has shaped events and movements.
  • Practical Application: Understanding the power of stories can help individuals communicate more effectively and influence others.

What does "Same as Ever" say about the unpredictability of risk?

  • Unseen Risks: The book highlights that the biggest risks are often those that are unseen or unanticipated.
  • Preparedness Over Prediction: Housel emphasizes the importance of being prepared for risks rather than trying to predict them.
  • Historical Lessons: Through historical anecdotes, the book illustrates how unexpected risks have shaped events and outcomes.
  • Practical Implications: By acknowledging the unpredictability of risk, individuals can better prepare for and navigate uncertainties.

How does Morgan Housel address the concept of time horizons in "Same as Ever"?

  • Long-Term Thinking: The book advocates for long-term thinking in investing, careers, and personal goals, emphasizing patience and endurance.
  • Challenges of Long-Term: Housel acknowledges that long-term thinking is challenging due to short-term distractions and pressures.
  • Collective Short Runs: The long run is a series of short runs, and enduring these is crucial for achieving long-term success.
  • Flexibility and Adaptation: Flexibility and the ability to adapt to changing circumstances are key components of effective long-term thinking.

What does "Same as Ever" suggest about the balance between optimism and pessimism?

  • Coexistence of Both: The book suggests that progress requires a balance between optimism and pessimism, as both are necessary for different reasons.
  • Optimism for Growth: Optimism drives innovation, growth, and the pursuit of new opportunities.
  • Pessimism for Caution: Pessimism provides caution, helping individuals prepare for risks and setbacks.
  • Historical Context: Housel uses historical examples to show how this balance has played out in various contexts and eras.

Tentang Penulis

Morgan Housel adalah seorang penulis keuangan yang dihormati sekaligus mitra di The Collaborative Fund. Karyanya telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk dua kali Best in Business Awards dari Society of American Business Editors and Writers serta Sidney Award dari New York Times. Housel juga pernah menjadi finalis dua kali untuk Gerald Loeb Award yang mengapresiasi jurnalisme bisnis dan keuangan yang unggul. Dikenal karena kemampuannya bercerita serta wawasan mendalam tentang perilaku manusia dan keuangan, Housel telah membangun reputasi sebagai komunikator ulung yang mampu menyampaikan ide-ide kompleks dengan jelas. Saat ini, ia tinggal di Seattle bersama keluarganya dan terus berkontribusi dalam bidang penulisan serta analisis keuangan.

Follow
Dengarkan
Now playing
Same as Ever
0:00
-0:00
Now playing
Same as Ever
0:00
-0:00
1x
Queue
Home
Swipe
Library
Get App
Try Full Access for 3 Days
Listen, bookmark, and more
Compare Features Free Pro
📖 Read Summaries
Read unlimited summaries. Free users get 3 per month
🎧 Listen to Summaries
Listen to unlimited summaries in 40 languages
❤️ Unlimited Bookmarks
Free users are limited to 4
📜 Unlimited History
Free users are limited to 4
📥 Unlimited Downloads
Free users are limited to 1
Risk-Free Timeline
Hari Ini: Dapatkan Akses Instan
Dengarkan ringkasan lengkap dari 26.000+ buku. Itu 12.000+ jam audio!
Hari ke-2: Pengingat Uji Coba
Kami akan mengirimkan notifikasi bahwa uji coba Anda akan segera berakhir.
Hari ke-3: Langganan Anda dimulai
Anda akan dikenakan biaya pada Jun 13,
batalkan kapan saja sebelumnya.
Consume 2.8× More Books
2.8× more books Listening Reading
Our users love us
600,000+ readers
Trustpilot Rating
TrustPilot
4.6 Excellent
This site is a total game-changer. I've been flying through book summaries like never before. Highly, highly recommend.
— Dave G
Worth my money and time, and really well made. I've never seen this quality of summaries on other websites. Very helpful!
— Em
Highly recommended!! Fantastic service. Perfect for those that want a little more than a teaser but not all the intricate details of a full audio book.
— Greg M
Save 62%
Yearly
$119.88 $44.99/year/yr
$3.75/mo
Monthly
$9.99/mo
Start a 3-Day Free Trial
3 days free, then $44.99/year. Cancel anytime.
Unlock a world of fiction & nonfiction books
26,000+ books for the price of 2 books
Read any book in 10 minutes
Discover new books like Tinder
Request any book if it's not summarized
Read more books than anyone you know
#1 app for book lovers
Lifelike & immersive summaries
30-day money-back guarantee
Download summaries in EPUBs or PDFs
Cancel anytime in a few clicks
Scanner
Find a barcode to scan

We have a special gift for you
Open
38% OFF
DISCOUNT FOR YOU
$79.99
$49.99/year
only $4.16 per month
Continue
2 taps to start, super easy to cancel
Settings
General
Widget
Loading...
We have a special gift for you
Open
38% OFF
DISCOUNT FOR YOU
$79.99
$49.99/year
only $4.16 per month
Continue
2 taps to start, super easy to cancel